Previous
Next
Pendidikan

Jumat, 24 November 2017

KOLONEL INF FARID MAKRUF, M.A., SOSOK KOMANDAN YANG BERSAHAJA

KOLONEL INF FARID MAKRUF, M.A., SOSOK KOMANDAN YANG BERSAHAJA

Menjadi seorang pemimpin atau komandan tentu suatu kebanggaan bagi setiap orang, namun terkadang banyak orang yang setelah menjadi  pemimpin silau akan jabatan yang disandangnya, sehingga mereka menjadi sombong. Namun tidak bagi pemimpin atau komandan yang satu ini, Kolonel Inf Farid Makruf, M.A.. Meskipun tegas dalam memimpin, Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., Danrem 162/WB ini tetap bersahaja dengan para anggota/bawahannya bahkan dengan masyarakat.
 Disela-sela kesibukan yang harus ia jalani pada hari Jum’at 25 Nopember 2017, Danrem 162/WB ini menyempatkan diri untuk ikut bergotong royong bersama anggotanya dan masyarakat di Desa Pengendep Kec. Keruak Kab. Lotim yang beberapa hari lalu dilanda banjir. 
Kehadiran Danrem ditengah-tengah anggota ini tidak hanya menjadi penyemangat bagi para anggota, namun juga membantu anggota dalam melaksanakan kegiatan pembersihan dan perbaikan prasarana umum yang rusak akibat terjangan banjir. Tidak hanya ikut turun tangan membersihkan sisa-sisa banjir bersama dengan anggota, saat beristirahat Danrem 162/WB tetap memilih berkumpul bersama anggota dan menikmati nasi bungkus yang diberikan oleh Ibu-Ibu Dharma Pertiwi. 
Kesederhanaan dan sikap yang bersahaja tersebut tentu menjadi salah satu kebahagiaan bagi para anggota, karena para anggota pastinya sangat mengharapkan seorang pemimpin yang dekat dengan anggotanya, seorang pemimpin tidak hanya mampu memimpin dan memberi perintah saja, namun juga harus dapat menjadi tauladan, menjadi pengayom dan selalu hadir ditengah-tengah anggota di saat-saat yang tepat, seperti apa yang disampaikan oleh Danrem 162/WB beberapa waktu yang lalu bahwa keberhasilan seorang pemimpin dapat terlihat dari kesuksesan para anggotanya, dan pemimpin tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya anggota disekelilingnya. Oleh sebab itu, menjalin kedekatan dengan anggota sangat penting sehingga akan terbangun hubungan kerja yang baik dan tentunya akan menciptakan suasana kerja yang nyaman, dengan demikian kesuksesan dalam pelaksanaan tugaspun akan dapat terwujud. 

     
KOREM 162/WB AKHIRI KEGIATAN MINGGU MILITER DENGAN KARYA BHAKTI MASSAL

KOREM 162/WB AKHIRI KEGIATAN MINGGU MILITER DENGAN KARYA BHAKTI MASSAL

Minggu militer yang dilaksanakan setiap bulan oleh jajaran Korem 162/WB pada minggu keempat ini, tidak hanya bertujuan untuk mengingatkan kembali para prajurit mengenai ilmu-ilmu dasar kemiliteran saja, namun juga untuk memberikan wawasan serta pengetahuan kepada seluruh prajurit sehingga prajurit-prajurit yang ada di jajaran Korem 162/WB mampu menjadi prajurit profesional yang dicintai oleh rakyat. Sejak tanggal 20 Nopember 2017 prajurit jajaran Korem 162/WB melaksanakan berbagai kegiatan minggu militer baik yang berupa kegiatan fisik maupun nonfisik seperti kegiatan Long Mars dan penyampaian berbagai materi/ilmu kemiliteran seperti Longmalap, dan navigasi darat, kemudian pada hari Jum’at 24 Nopember 2017  kegiatan Minggu militer dijajaraan Korem 162/WB diakhiri dengan kegiatan karya bhakti massal di wilayah Desa pengendep Kec. Keruak Kab. Lotim. 
Dipilihnya Desa Pengendep Kec. Keruak Kab. Lotim ini sebagai lokasi karya bhakti massal, mengingat Desa ini beberapa waktu yang lalu dilanda bencana banjir yang memporak porandakan Desa. Meskipun saat ini banjir sudah tidak menggenangi Desa Pengendap namun dampak dari bencana banjir ini sangat dirasakan oleh masyarakat, banyak rumah mereka yang hancur akibat diterjang banjir, fasilitas umum juga mengalami kerusakan dan tentunya sampah yang dibawa oleh banjir tersebut menjadi salah satu permasalahan bagi warga. 
Untuk itu kegiatan karya bhakti yang diikuti oleh seluruh prajurit jajaran Korem 162/WB se pulau Lombok, anggota Lanal Mataram, anggota Lanud rembiga,  anggota Polres Lotim, Sub Den Brimob Polda NTB, Sat Pol PP, Ibu Dharma Pertiwi Daerah J, Ibu-Ibu Bayangkari Polda NTB dan instansi terkait lainnya serta mahasiswa dan masyarakat setempat ini diharapkan dapat memulihkan kembali kondisi Desa Pengendep seperti semula, sehingga masyarakat dapat menjalani hidup dan beraktivitas seperti semula lagi. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A, berjalan lancar. 
Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB mengatakan bahwa kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan ini selain merupakan salah satu kegiatan minggu militer, juga merupakan wujud kepedulian TNI dan Polri terhadap masyarakat, karena TNI akan selalu ada untuk membantu meringankan beban masyarakat, hal tersebut sesuai dengan tema pelaksanaan minggu militer yaitu “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. Danrem juga menghimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling membantu sesama, karena bantuan sekecil apapun akan sangat berarti bagi mereka yang sedang mangalami musibah dan dengan bergotong royong seperti yang kita laksanakan pada hari ini maka segala bentuk pekerjaan pasti dapat segera terselesaikan. 
Danrem juga akan terus memerintahkan para anggotanya untuk membantu memulihkan kembali kondisi Desa yang saat ini masih berantakan akibat banjir, bersama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya, TNI juga akan membantu memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir. Keberadaan TNI khususnya anggota jajaran Korem 162/WB dilokasi untuk membantu masyarakat korban bencana sejak saat terjadi banjir hingga saat ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, selain bantuan evakuasi, anggota jajaran Korem 162/WB juga membantu menyediakan dapur umum dan bantuan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terkena bencana. 

Dalam kesempatan tersebut Ketua Dharma Pertiwi Daerah J  Ny. Sally Makruf juga memberikan bantuan kepada korban banjir berupa sembako, peralatan sekolah dan obat-obatan serta santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Ny Sally Makruf menyampaikan kepada para korban agar tabah menghadapi cobaan, karena dibalik duka yang kita hadapi pasti ada hikmah yang dapat kita petik, tetaplah semangat dan jangan lupa untuk terus berdoa sehingga musibah ini tidak terjadi lagi. Setelah kegiatan karya bhakti selesai, Danrem 162/WB beserta seluruh peserta karya bhakti melaksanakan Sholat Jum’at Berjamaah di Masjid  Subulul istiqomah, Desa Sepapan Kec. Keruak Kab. Lotim. 

Rabu, 22 November 2017

DUSUN PALIKARAWE BERSINAR, PASCA KARYA BHAKTI KODIM 1614/DOMPU

DUSUN PALIKARAWE BERSINAR, PASCA KARYA BHAKTI KODIM 1614/DOMPU

Komando Distrik Militer 1614/Dompu, sukses melaksanakan kegiatan Karya Bhakti TNI di Dusun Palikarawe, Desa Mbawi, Kecamatan Dompu.
Dibawah komando langsung Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan pada tanggal 22 Nopember 2017 oleh anggota Kodim 1614/Dompu berjalan dengan lancar.  Para anggota Kodim ini menyelesaikan berbagai kegiatan seperti pengecetan Masjid, pembangunan tower air Masjid, dan pemasangan mesin pompa air di Masjid. Hal tersebut dilaksanakan mengingat selama ini masyarakat kesulitan untuk mengambil air wudhu karena mesin pompa air tidak ada, namun dengan adanya kegiatan karya bhakti ini,  kesulitan  tersebut sudah tidak dialami  lagi oleh masyarakat.
Selain menyelesaikan pembangunan beberapa sarana dan prasarana umum tersebut, dengan menggunakan seragam loreng, anggota Kodim Dompu juga melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan, serta perbaikan dan pembuatan pagar perumahan warga.
Menurut Dandim, dipilihnya Dusun Palikarawe sebagai pusat kegiatan karya bhakti, karena Dusun tersebut kondisinya perlu mendapat perhatian serius untuk dibenahi, maka kegiatan karya Bhakti sangat cocok untuk dilaksanakan disitu,“ ujar dia saat meninjau langsung kegiatan anggotanya.
Fakta dilapangan menunjukan, kondisi Dusun Palikarawe yang tidak begitu jauh dari kota namun keadaan lingkungannya masih jauh dari kebersihan, terlihat kumuh dan tidak menampakan keindahan. Selain itu, bangunan atau tempat ibadah seperti Masjid masih sangat perlu untuk dibenahi.
Alhasil, berkat adanya kegiatan sosial dari Kodim ini, kondisi lingkungan Dusun Palikarawe sudah bersih dan bersinar, serta terlihat rapi.

APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA KESIAPAN PENGAMANAN PRESIDEN

APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA KESIAPAN PENGAMANAN PRESIDEN


Dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo ke wilayah daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, anggota TNI dan Polri se Pulau Lombok melaksanakan Apel gelar pasukan dalam rangka Pam VVIP di Lapangan Eks Bandara Selaparang Mataram, Rabu (22/11).
Dalam Apel gelar pasukan kali ini, Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., bertindak sebagai Irup dan dihadiri oleh Kapolda NTB diwakili Karoops Polda NTB Kombes Pol Drs. Dewa Putu Maningka Jaya, M.Si., Danlanal Mataram Kolonel Mar Djentayu Suprihandoko, S.H., Danlanud Rembiga Kolonel Pnb Dodi Fernando, S.E., M.Soc. Sc., Assop dan Assintel Kasdam IX/Udayana, Para Dandim jajaran Korem 162/WB, Para Kapolres jajaran Polda NTB, Para Kadisjan Korem 162/WB.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin S, S.IP., M.Sc., dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danrem 162/WB menyampaikan kegiatan Apel Gelar Pasukan ini bertujuan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pengamanan baik yang disesuaikan Prosedur tetap pengamanan VVIP yang berlaku selain itu juga untuk memastikan tegaknya sinergitas dan kerjasama yang baik diantara semua unsur pengamana yang dilibatkan. Hal lain yang perlu dipedomani bersama yaitu adanya kejelasan tugas,  tanggung jawab, rantai Komando yang baik sehingga tujuan dan sasaran obyek pengamanan obyek, rute dan tempat pelaksanaan kegiatan dapat tercapai secara maksimal.
Diakhir amanatnya, Pangdam IX/Udayana memerintahkan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Satgas pengamanan agar memahami prosedur tetap pengamanan VVIP, memegang teguh disiplin dan rantai Komando, melakukan koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya secara optimal serta segera melaporkan bila ada hal-hal menonjol dalam pelaksanaan tugas.




Selasa, 21 November 2017

Danrem 162/WB Dampingi Gubernur NTB Tinjau Korban Banjir Lombok Timur

Danrem 162/WB Dampingi Gubernur NTB Tinjau Korban Banjir Lombok Timur

Gubernur NTB Dr. TGH. Zainul Majdi M.A., didampingi Danrem 162/WB Kolonel Inf  H. Farid Makruf, M.A., dan Dandim 1615/Lotim Letkol Agus Setiandar, S.IP., meninjau secara langsung dampak banjir dan para korban banjir bandang di Kabupaten Lombok Timur pada Selasa (21/11).

Banjir bandang yang terjadi pada hari Sabtu malam (18/11) kemarin di Kecamatan Keruak mengakibatkan ratusan rumah warga dan tempat ibadah rusak terendam banjir. 
Pada kesempatan tersebut Gubernur NTB menghimbau kepada anggota TNI, Polri, Basarnas dan relawan untuk segera membantu para korban membersihkan rumah-rumah warga yang terkena banjir mengingat masih adanya endapan lumpur maupun barang-barang yang terbawa air yang masih berserakan.Selain itu Gubernur NTB juga melaksanakan tatap muka dengan masyarakat yang terkena musibah banjir dan memberikan bantuan berupa makanan, obat-obatan, air bersih maupun kebutuhan lainnya yang dianggap perlu untuk meringankan beban warga menghadapi musibah.

Danrem 162/WB bersama Dandim 1615/Lombok Timur juga melakukan peninjauan ditempat berbeda yang juga terkena banjir bandang di Desa Pandan Dure dan Desa Suwangi Kecamatan Sakra Kab. Lombok Timur.

Danrem 162/WB meminta kepada Dandim 1615/Lotim berserta jajarannya untuk segera merealisasikan apa yang diminta oleh Gubernur NTB untuk membantu melakukan pembersihan dan penataan baik dirumah-rumah warga, tempat ibadah maupun fasiltas umum dan terus memantau perkembangan selanjutnya mengingat curah hujan masih tinggi di beberapa wilayah.






Soliditas TNI-Polri Ciptakan Stabilitas Politik dan Keamanan

Soliditas TNI-Polri Ciptakan Stabilitas Politik dan Keamanan

Pegang terus disiplin dan loyalitas agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) selalu solid, karena soliditas TNI dan Polri dapat menciptakan stabilitas politik dan keamanan serta bisa membuat pembangunan lancar.
 Hal tesebut  dikatakan oleh  Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 1267 personel TNI, Polri  se-Pulau lombok  yang bertempat di Audotirium IPDN Praya Lombok Tengah Prov NTB, pada hari Senin 20 Nopember 2017.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa tahun 2018 adalah tahun politik, maka dari itu TNI-Polri jangan mau di adu domba oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Selama ini, keharmonisan hubungan TNI-Polri menjadi tolok ukur dan harus tetap dijaga,” ujarnya.

 Dalam menghadapi tahun politik tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa potensi konflik gesekan di masyarakat sangat tinggi, masyarakat berharap kepada TNI-Polri harus bisa menjadi penengah. Untuk itu, dalam menghadapi Pilkada serentak  tahun 2018, TNI-Polri harus netral.
 Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa pembangunan bangsa ini ditentukan oleh stabilitas keamanan dan politik, dan yang bisa membangun keamanan dan stabilitas politik adalah kebersamaan antara TNI-Polri. “TNI dan Polri merupakan dua tiang kokoh yang menyangga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
 
Dihadapan ribuan personel TNI, Polri  Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kembali bahwa pada saat Presiden RI  (bapak Joko Widodo) memberikan pengarahan di Akademi Kepolisian Semarang, beliau mengatakan bahwa TNI dan Polri politiknya adalah politik Negara.  “Apa yang dilakukan TNI dan Polri tujuannya adalah untuk menjaga tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia,  harus taat kepada hukum dan sikapnya harus mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan segala-galanya serta taat kepada atasan,” jelasnya.
 Sementara itu dihadapan awak media, Panglima TNI menyampaikan bahwa selama ini kebersamaan antara TNI dan Polri begitu indah serta soliditas TNI dan Polri itu merupakan dua tonggak yang kuat menjaga keutuhan NKRI. “Soliditas TNI dan Polri mewujudkan stabilitas keamanan dan stabilitas politik, maka pembangunan dan investasi akan berjalan serta pertumbuhan ekonomi akan meningkat,” ujarnya.

 Dalam mengantisipasi kemungkinan akan adanya konflik yang terjadi saat Pilkada serentak 2018, Panglima TNI sudah memerintahkan para Pangdam dan para Danrem untuk melakukan pemetaan daerah-daerah yang kemungkinan akan terjadi konflik. “Sejak awal harus dinetralisir dan berkoordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat serta Kepolisian setempat,” Tegasnya.

Minggu, 19 November 2017

Banjir Dadakan, Kodim 1615/Lotim Turun Bantu Masyarakat.

Banjir Dadakan, Kodim 1615/Lotim Turun Bantu Masyarakat.



Beberapa minggu terakhir tanah Pulau Lombok diguyur hujan terus menerus mengakibatkan debet air bertambah. Khususnya di Kabupaten Lombok Timur terjadi banjir akibat guyuran hujan mulai dari pagi hingga malam hari, Sabtu (18/11).

Personel Kodim 1615/Lotim dikerahkan untuk membantu korban banjir di Kecamatan Keruak dan Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur pada hari Minggu (19/11).

Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., menyampaikan seluruh  personel kodim saya kerahkan untuk bersama-sama membantu para korban, mulai dari Koramil 01 hingga 11.

“Kondisi air saat ini sudah mulai berangsur-angsur surut, sedangkan personel Kodim masih membantu melaksanakan pembersihan fasilitas umum dan membantu pembersihan rumah warga yang terkena banjir”, tambahnya.


Dandim 1615/Lotim juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu tetap Waspada dan mengantisipasi adanya banjir susulan mengingat intesitas hujan masih  cukup  tinggi di semua daerah dan berharap agar seluruh lapisan masyarakat tetap saling membantu seperti kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini sehingga kita lebih mudah menyelesaikan setiap bentuk permasalah yang ada termasuk membantu penanggulangan dampak yang di timbulkan dari bencana banjir ini.

Adapun warga yang terkena banjir langsung diungsikan ke tempat yang lebih aman dari banjir yaitu dilapangan Keruak dan membawa korban ke Puskesmas terdekat.


“Kodim juga akan menyiapkan seluruh personel untuk siap siaga dalam menghadapi situasi seperti ini, terlebih saat ini memang sudah terjadi banjir dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi di tempat-tempat lain di wilayah Kabupaten Lombok Timur ataupun diluar wilayah Kodim 1615/Lotim yang mengharapkan kehadiran kita untuk turun membantu masyarakat”, tutupnya.